Tips Memilih Skill Jasa Freelancer Yang Banyak Dicari [PEMULA]

Kerja di rumah dengan waktu kerja yang fleksibel semakin diminati dan menjadi impian banyak orang. Pasalnya banyak sekali pekerjaan yang saat ini yang tidak mengharuskan keluar rumah. Tidak perlu sibuk rapi pagi-pagi dengan segala bentuk dramanya. Cukup duduk kerja di rumah dan penghasilan tetap mengalir. Ya, kerja model ini biasa dikenal dengan sebutan freelancer atau pekerja lepas.

Freelancer cukup mengerjakan pekerjaannya di rumah, terutama freelancer yang bekerja di dunia digital. Komunikasi dengan client cukup melalui internet. Waktu kerja sangat fleksibel, karena tidak terikat oleh waktu. Pekerjaan bisa dikerjakan kapan pun dan di mana pun. Yang penting pekerjaannya selesai dan client suka.

Tentu kerja model seperti ini menjadi  mimpi banyak orang di era sekarang. Namun sebelum kamu tertarik dan terjun menjadi freelancer, kamu harus mengetahui beberapa hal agar kamu menjadi freelancer yang sukses.

Kerja Freelancer itu seperti apa?

Tentu sebelum melangkah lebih jauh, kamu harus tahu terlebih dahulu seperti apa kerja sebagai freelancer itu.

Freelancer atau pekerja lepas adalah pekerja yang tidak terikat tempat dan waktu pada sebuah perusahaan atau instansi mana pun yang mekanisme kerjanya berdasarkan proyek. Sebagai pekerja yang berbasis proyek, maka freelancer hanya mendapatkan imbalan ketika menyelesaikan proyek yang diminta oleh client.

Pekerja freelancer juga tidak terikat oleh waktu, sehingga pekerjaannya dapat dilakukan kapan pun selama tidak melebihi batas waktu yang telah disepakati. Tidak hanya itu, freelancer juga tidak terikat oleh tempat, sehingga dapat mengerjakannya di mana pun.

Tips Menentukan Skill atau Keterampilan Untuk Menjadi Freelancer

Untuk menjadi freelancer ada beberapa hal yang harus dilakukan. Yang paling awal sebelum terjun kamu harus menentukan jasa freelance yang banyak dicari. Hal ini agar proses belajarmu tidak sia-sia.

berikut adalah beberapa tips menentukan atau memilih skill yang cocok untuk freelancer.

1. Perhatikan Minat dan Bakat

Tahap awal untuk menjadi freelancer adalah melihat keterampilan apa yang menjadi minat dan bakatmu. Bakat menjadi hal yang sangat penting. Apabila kamu memiliki minat pada suatu skill, kamu  akan sangat mudah untuk belajar dan mengembangkan skill tersebut. Begiutpun sebaliknya, apabila kamu tidak minat dengan suatu skill, maka bisa jadi kamu tidak begitu semangat untuk mempelajari skill tersebut sampai menjadi ahli.

Begitupun bakat. Bakat menjadi hal yang penting bagi kamu yang ingin menjual jasa freelancer. Bakat akan memberikan kemudahan buatmu untuk mempelajari skill yang hendak kamu jual.

Misalnya, kamu memiliki  bakat dalam menggambar, maka kamu akan suka bagaimana mengembangkan bakat menggambarmu agar menjadi sebuah jasa freelance yang disukai pasar.

2. Pelajari Permintaan Pasar Freelance

 

Fiverr-Jasa Freelance

Agar skill yang kamu pelajari tidak sia-sia, tentu kamu harus melihat bagaimana kondisi permintaan di pasar. Apakah jasa yang nantinya kamu jual banyak peminat atau tidak.

Jika memiliki permintaan yang bagus, kamu dapat pilih skill tersebut untuk dijadikan sebagai jasa. Namun, apabila permintaannya sedikit, coba kembali pelajari apakah ada permintaan yang lebih spesifik dari jasa freelance yang hendak kamu tawarkan.

Untuk melihat kondisi permintaan pasar tersebut, kamu harus melihat secara langsung ke pasarnya atau marketnya. Seperti Fiverr, Upwork, dan Freelancer.

3. Fokus dan Kuatkan Spesialisasi Jasa Freelance

Dunia Freelance memang sangat kompetitif. Banyak sekali jasa freelance yang ditawarkan dan diperjualbelikan. Sehingga, kamu harus mempunyai karakteristik yang berbeda dari jasa freelance lainnya.

Misalnya, kamu mempunyai kemampuan membuat desain Instagram. Kamu harus spesifikkan dengan cara menjual jasa “Desain Instagram Marketing/Ads”. Cara ini akan mengerucutkan jasamu, dan kamu akan lebih mudah ditemukan oleh client.

Oleh karenanya, kamu perlu pertajam skill yang lebih spesifik agar lebih kompetitif menghadapi persaingan di dunia freelance.

4. Buat Portofolio yang Menarik

Membuat portofolio merupakan langkah dasar sebelum kamu menjadi freelancer. Bagaimana tidak, untuk dapat menarik perhatian dan kepercayaan client, kamu harus memberikan karya atau proyek yang pernah kamu lakukan sebelumnya.

Apabila kamu belum pernah mempunyai proyek, coba untuk membuat proyek sendiri. Pastikan proyek tersebut mencerminkan keterampilan atau skill freelance yang kamu miliki.

5. Belajar Bahasa Inggris

Freelancer tidak hanya ada di Indonesia. Justru kerja freelancer banyak tersebar di luar negeri. Banyak platform freelance justru berasal dari luar negeri.

Oleh karenanya, kamu perlu untuk menguasai bahasa Inggris. Bahasa Inggris sendiri merupakan bahasa yang sangat sering digunakan oleh freelancer dan client-nya. Dengan menguasai bahasa Inggris, kamu akan lebih mudah berkomunikasi dan menangkap apa yang diinginkan oleh client.

Mulai dari belajar dari yang mudah sampai yang paling sulit. Belajar secara bertahap. Memang tidak mudah, namun konsistensi adalah kunci bagaimana suatu keterampilan dan keahlian didapatkan.

Itulah beberapa tips buat kamu yang ingin terjun menjadi freelancer. Perlu banyak latihan dan pengalaman agar kamu lebih memahami dunia freelance.

Semoga bermanfaat. Jangan lupa share yak!

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url