7 Pertimbangan Penting Sebelum Melanjutkan Kuliah S2

Melanjutkan kuliah S2

Melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi adalah harapan hampir setiap orang yang telah melalui prosesi wisuda lulus kuliah. Memilih untuk ke jenjang yang lebih tinggi adalah suatu hal menarik, karena akan memperdalam ilmu, menambah relasi, dan juga menambah kredibilitas pengetahuan kita.

Tapi, melanjutkan pendidikan S2 bukan sebuah hal yang mudah. Hampir semua menginginkan untuk melanjutkan kuliah S2, tapi tidak semua orang bisa menjangkau impian tersebut.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum melanjutkan studi S2. Pasalnya pendidikan S2 adalah tahapan pendidikan yang lebih tinggi dari S1, sehingga tantangan yang diberikan jauh lebih berat.

Ada beberapa pertimbangan untukmu sebelum pilihan lanjut studi menjadi pilihanmu. Inilah adalah beberapa pertimbangan yang wajib diperhatikan sebelum memilih studi lanjutan S2.

1. Kemampuan finansial atau Keuangan

Kemampuan finansial setiap orang berbeda-beda. Namun, hampir setiap sarjana mengimpikan untuk lanjut belajar ke jenjang yang lebih tinggi. Hal inilah yang mengakibatkan tidak banyak lulusan sarjana yang berhasil menunaikan impian mereka.

Hambatan finansial tidak dapat dianggap sepele. Karena biaya yang jauh lebih besar yang harus dikeluarkan dibandingkan ketika menempuh pendidikan menengah sampai S1. Dilansir dari lifepal.co.id, biaya pendidikan S2 memiliki kisaran harga 7 jutaan sampai 35-an juta. Tergantung jurusan apa yang dipilih.

Jumlah yang besar tersebut tentu cukup berat bagi sebagian orang. Sehingga, faktor ini harus benar-benar dipertimbangkan. Pastikan kekuatan finansial dapat terjamin untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana.

Jangan sampai pendidikanmu berhenti di tengah jalan. Karena uang yang telah kamu keluarkan menjadi sangat sia-sia.

2. Kondisi keluarga

Pertimbangan selanjutnya untuk melanjutkan S2 adalah kondisi keluarga. Bagian ini sedikit berkaitan dengan poin sebelumnya.

Apa yang dilihat dari kondisi keluarga? yang harus dilihat adalah apakah keluarga saat ini sedang tidak baik-baik saja kondisi finansialnya atau kondisi hubungan di dalam keluarga.

Hubungan keluarga yang harmonis harus dipertimbangkan, karena keluarga adalah faktor pendukung utama dan rumah pertama kita. Apabila kondisinya baik, maka proses studi kita akan berjalan dengan baik. Tanpa adanya gangguan masalah keluarga.

Begitu pun sebaliknya, apabila kondisi keluarga sedang tidak baik-baik saja, bisa saja mengganggu keberlangsungan selama proses kuliah. Oleh karenanya pertimbangkan dengan matang. Tentu kita tidak ingin, studi kita mengalami hambatan.

3. Alasan melanjutkan kuliah S2

Mencari tahu alasan kita melanjutkan adalah hal yang paling mendasar untuk menentukan lanjut studi atau tidak. Mengapa alasan sangat penting? karena kita harus tahu apa yang melatarbelakangi kita berbuat atau memilih sesuatu.

Dengan mengetahui alasan dan motif melakukan suatu hal, kita memiliki dasar yang kuat dan apabila di kemudian hari kita patah semangat, alasan inilah yang dapat menjadi penguat kita untuk meneruskan perjuangan atau impian.

Umumnya ada beberapa alasan yang digunakan untuk melanjutkan kuliah S2. Pertama, ingin meraih ilmu. Dengan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, diharapkan mendapat pengetahuan yang lebih luas. Terutama ilmu yang linier dengan jurusan kita sebelumnya.

Kedua, untuk memudahkan mendapatkan pekerjaan. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi memang tidak menjamin langsung mendapatkan pekerjaan yang diimpi-impikan. Namun, dengan gelar pendidikan S2 akan membuka peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Selain itu, ada beberapa pekerjaan yang memang mengharuskan pendidikan minimal S2. Sehingga, ini menjadi alasan yang sangat relevan.

Ketiga, untuk membahagiakan orang tua dan keluarga. Tidak sedikit orang tua mengharapkan anaknya memiliki pendidikan terakhir S2. Mengingat peluang S2 saat ini jauh lebih terbuku dibandingkan jaman orang tua dahulu. Harapan orang tua ini apabila menjadi alasan untuk melanjutkan kuliah S2, maka menjadi dasar yang sangat kuat dan memotivasi kita untuk berusaha semaksimal mungkin mendapatkan gelar S2.

Oleh karenanya alasan harus ditentukan sejak awal sebagai pertimbangan melanjutkan kuliah S2.

4. Jurusan ilmu yang akan dipilih

Melanjutkan studi tentunya mencari ilmu baru dan memperdalam ilmu yang telah didapat sebelumnya. Program Pascasarjana atau S2 menyediakan proses pembelajaran yang lebih mendalam. Perlu modal-modal ilmu dasar yang harus diketahui sebelumnya.

Sehingga, usahakan studi pascasarjana kita sejalan atau linier dengan jurusan yang telah diambil di S1. Misalnya S1 jurusan Psikologi, maka S2 usahakan jurusan Psikologi. Hal ini akan sangat memudahkanmu untuk memahami dan turut serta dalam proses pembelajaran nantinya.

Apakah tidak boleh lintas jurusan?

Jawabannya boleh-boleh saja. Selama masih bisa ditoleransi. Misalnya, S1 Hukum, kemudian S2 Kriminologi atau S2 Ilmu Politik.

Yang tidak dapat ditoleransi biasanya dalam rumpun kesehatan. Misalnya S1 Ilmu Politik, S2 Kedokteran. Ini jelas sangat jauh dari studi yang telah ditempuh sebelumnya. Bisa kacau nantinya

Jadi, jurusan yang akan dipilih usahakan harus linier dengan program studi yang telah ditempuh sebelumnya.

5. Kesibukan yang sedang dijalani

Kehidupan pasca S1 umumnya adalah masa mencari pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Kuliah S2 terkadang adalah aktivitas yang juga memenuhi kagiatan harian. Keduanya sama penting. Apabila salah satu tinggal akan memiliki dampak yang tidak diinginkan.

Bekerja untuk bisa bertahan hidup. Kuliah S2 untuk mengejar impian dan kualitas hidup agar jauh lebih baik. Sehingga, keduanya harus berjalan beriringan.

Nah, buat kamu yang sedang mempertimbangkan melanjutkan S2, kesibukan sehari-hari harus diperhatikan. Apakah ketika diiringi aktivitas kuliah S2 akan mengganggu atau tidak. Jika tidak, maka pilihan kuliah S2 adalah tepat. Namun jika berpotensi mengganggu, coba pertimbangkan lagi, apakah kesibukan tersebut bisa dikurangi porsinya atau tidak.

Yang juga perlu diketahui, kuliah S2 memiliki tanggung jawab akademik yang lebih berat. Tugas yang diberikan tak jarang jauh lebih sulit dan banyak dari kuliah S2. Sehingga, manajemen waktu adalah skill yang wajib dimiliki.

6. Orang yang harus ditanggung hidupnya

Apabila kamu sudah hidup berkeluarga, yang menjadi tanggung jawabmu tidak hanya dirimu. Melainkan juga keluargamu misalnya suami atau istri dan anak. Bahkan sebelum berkeluarga pun terkadang tanggung jawab juga tidak hanya pada diri sendiri, melainkan juga kepada orang tua.

Motivasi melanjutkan kuliah S2 harus tetap memperhatikan jumlah orang yang hidupnya masih dalam tanggungan kita. Karena melanjutkan kuliah S2 membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, sebagaimana dijabarkan sebelumnya.

Oleh karenanya, pastikan kondisi finansialmu kuat dan jumlah orang yang hidupnya dalam tanggunganmu tetap terurus dengan baik ketika kamu memilih melanjutkan pendidikan.

7. Restu dari orang terdekat

Alasan melanjutkan kuliah S2 umumnya adalah karena ingin membanggakan orang terdekat. Seperti harapan orang tua akan impian anaknya berhasil meraih pendidikan tinggi. Namun, tidak semua orang tua mengharapkan anaknya memiliki minimal pendidikan terakhir S2. Karena bisa jadi ada pertimbangan lain yang harus diperhatikan ketika anaknya melanjutkan pendidikan. Contohnya biaya.

Biaya bisa jadi salah satu alasan yang menghambat untuk bisa lanjut S2. Apalagi sponsor biaya utamanya adalah orang tua. Sehingga, harus dipertimbangkan dengan baik. Jangan sampai orang tua tidak kuat secara finansial, kemudian memaksakan diri untuk lanjut studi.

Oleh karenanya restu dari orang tua sangat dibutuhkan untuk melanjutkan kuliah S2. Terutama bagi kamu yang masih membebankan biaya pada orang tua.

Penutup

Kuliah S2 atau pascasarjana bukanlah suatu hal yang mudah bagi sebagian orang. Tidak sedikit hambatan yang harus dilalui. Sehingga, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan dengan baik dan tetap. Jangan sampai hal-hal yang seharusnya menjadi pertimbangan, justru tidak dipertimbangkan. Bisa-bisa dikemudian hari dapat meberubah menjadi hambatan dan menghancurkan impianmu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url