Cara Menanyakan Kelanjutan Lamaran Kerja lewat WA

Yang lain udah hasilin jutaan dari digital marketing.
Kamu masih nunggu apa?

Belajar digital marketing biar kerja fleksibel,
tapi saldo rekening tetap gendut.

πŸš€ Gaspol Cuan di Sini

Posted

in

by

Menunggu Itu Membosankan, Tapi Bukan Berarti Kamu Pasif! Seni Menanyakan Kabar Lamaran Kerja via WA yang Elegan

Menunggu kabar setelah mengirim lamaran kerja memang bikin deg-degan. Apalagi kalau kamu benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut. Tapi, jangan cuma diam menunggu, ya! Ada cara elegan untuk menanyakan kelanjutan lamaran kerja lewat WA tanpa terkesan memaksa atau tidak sabaran. Artikel ini akan membahas tuntas bagaimana caranya, mulai dari persiapan, contoh pesan, hingga tips agar kamu tetap terlihat profesional dan sopan. Jadi, simak baik-baik, ya!

Persiapan Sebelum Menghubungi HRD

Sebelum kamu mengirim pesan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu persiapkan. Persiapan ini akan membantu kamu untuk lebih percaya diri dan memastikan pesan yang kamu kirimkan efektif.

Pertama, catat tanggal kamu melamar dan kapan terakhir kali kamu berkomunikasi dengan pihak perusahaan. Informasi ini penting agar kamu bisa memberikan konteks yang jelas dalam pesanmu. Misalnya, kamu bisa mengatakan, "Saya melamar pada tanggal… dan terakhir berkomunikasi pada tanggal…". Dengan begitu, HRD akan lebih mudah mengingat lamaranmu.

Bakatmu = Masa Depanmu πŸš€

Berhenti melamar kerja asal-asalan! Dengan E-book MA02 – Tes Bakat ST-30, kamu bisa mengukur potensi diri, memahami hasilnya, dan tahu posisi kerja yang paling cocok.

Jangan buang waktu di jalur yang salah β€” tentukan karier sesuai bakatmu mulai hari ini!

πŸ‘‰ Download Sekarang

Kedua, ingat nama lengkap HRD atau rekruter yang kamu hubungi. Kesalahan kecil seperti salah menyebut nama bisa memberikan kesan kurang profesional. Jika kamu lupa, coba cek kembali email atau catatanmu. Memanggil nama dengan benar menunjukkan bahwa kamu memperhatikan detail dan menghargai orang yang kamu ajak bicara. Selain itu, pastikan kamu memiliki nomor WA yang benar.

Membuat Draf Pesan yang Efektif

Sekarang, mari kita bahas bagaimana cara membuat draf pesan WA yang efektif. Pesan yang baik harus sopan, ringkas, dan jelas tujuannya.

Mulailah dengan salam pembuka yang sopan. Gunakan sapaan seperti "Selamat pagi/siang/sore, Bapak/Ibu [Nama HRD]". Hindari menggunakan sapaan yang terlalu kasual atau tidak formal. Sapaan yang sopan menunjukkan bahwa kamu menghormati lawan bicaramu. Setelah itu, perkenalkan diri secara singkat dengan menyebutkan nama dan posisi yang kamu lamar. Contohnya, "Perkenalkan, nama saya [Nama Kamu], pelamar posisi [Posisi yang Dilamar]".

Promo sisa 3 orang! Dapatkan [Berkas Karir Lengkap] siap edit agar cepat diterima kerja/magang.

Download sekarang hanya Rp 29.000 (dari Rp 99.000) β€” akses seumur hidup!

Download Sekarang

Selanjutnya, sampaikan maksud dan tujuanmu dengan jelas. Jelaskan bahwa kamu ingin menanyakan perkembangan lamaranmu. Gunakan bahasa yang sopan dan hindari kalimat yang terkesan menuntut. Contohnya, "Saya ingin menanyakan perkembangan lamaran saya untuk posisi [Posisi yang Dilamar] yang saya kirimkan pada tanggal [Tanggal Kamu Melamar]". Kamu juga bisa menambahkan sedikit kalimat yang menunjukkan antusiasmemu terhadap posisi tersebut. Misalnya, "Saya sangat antusias dengan kesempatan ini dan ingin tahu apakah ada informasi terbaru mengenai proses seleksi".

Contoh Pesan WA yang Bisa Kamu Gunakan

Berikut beberapa contoh pesan WA yang bisa kamu gunakan sebagai referensi. Ingatlah untuk menyesuaikannya dengan situasimu dan kepribadianmu.

Contoh 1 (Setelah beberapa minggu tidak ada kabar):

LinkedIn = Jalan Cepat Dapat Kerja πŸ’ΌπŸš€

Jangan biarkan profilmu cuma jadi CV online. Dengan [EBOOK] Social Media Special LinkedIn – Kau Ga Harus Genius 1.0, kamu bisa ubah akun LinkedIn jadi magnet lowongan & peluang kerja.

πŸ“˜ Belajar bikin profil standout, posting yang dilirik HRD, & strategi jaringan yang benar. Saatnya LinkedIn kerja buatmu, bukan cuma jadi etalase kosong.

πŸ‘‰ Ambil Sekarang

"Selamat siang, Bapak/Ibu [Nama HRD]. Perkenalkan, nama saya [Nama Kamu], pelamar posisi [Posisi yang Dilamar] pada tanggal [Tanggal Kamu Melamar]. Saya ingin menanyakan perkembangan lamaran saya. Saya sangat tertarik dengan posisi ini dan ingin tahu apakah ada informasi terbaru mengenai proses seleksi. Terima kasih atas waktu dan perhatiannya."

Contoh 2 (Setelah mengikuti interview):

"Selamat sore, Bapak/Ibu [Nama HRD]. Perkenalkan, nama saya [Nama Kamu], yang mengikuti interview untuk posisi [Posisi yang Dilamar] pada tanggal [Tanggal Interview]. Saya ingin menanyakan kelanjutan dari proses interview tersebut. Saya sangat antusias dengan kesempatan untuk bergabung dengan [Nama Perusahaan]. Terima kasih atas waktu dan perhatiannya."

Contoh 3 (Jika kamu memiliki referensi dari orang dalam):

"Selamat pagi, Bapak/Ibu [Nama HRD]. Perkenalkan, nama saya [Nama Kamu], pelamar posisi [Posisi yang Dilamar]. Saya mendapatkan informasi mengenai lowongan ini dari [Nama Orang Dalam]. Saya ingin menanyakan perkembangan lamaran saya. Terima kasih atas waktu dan perhatiannya."

Tips Tambahan:

  • Jangan mengirim pesan terlalu sering. Berikan waktu yang cukup bagi HRD untuk memproses lamaranmu. Idealnya, berikan jeda waktu sekitar 1-2 minggu sebelum kamu menanyakan kabar.
  • Perhatikan waktu pengiriman pesan. Hindari mengirim pesan di luar jam kerja atau pada hari libur. Kirimkan pesan pada jam kerja yang wajar, misalnya antara pukul 09.00 – 16.00.
  • Gunakan bahasa yang sopan dan profesional. Hindari menggunakan bahasa gaul atau singkatan yang tidak formal.
  • Periksa kembali pesanmu sebelum dikirim. Pastikan tidak ada kesalahan ketik atau tata bahasa.

Menjaga Etika dan Profesionalisme

Meskipun kamu menghubungi HRD melalui WA, tetap jaga etika dan profesionalisme. Ini penting untuk memberikan kesan yang baik dan menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang serius.

Produk Huafit GTS Smartwatch

Hindari mengirim pesan yang terlalu panjang dan bertele-tele. Pesan yang panjang akan membuat HRD malas membacanya. Sampaikan maksudmu secara ringkas dan jelas. Selain itu, hindari menggunakan emoji yang berlebihan. Emoji boleh digunakan, tetapi jangan sampai mengganggu kesan profesional. Gunakan emoji yang relevan dan sesuai dengan konteks pesan.

Bersabar dan tetap positif. Jika kamu belum mendapatkan jawaban dalam waktu dekat, jangan berkecil hati. Teruslah mencari lowongan kerja lain dan tetap berusaha. Menanyakan kelanjutan lamaran kerja lewat WA adalah salah satu cara untuk menunjukkan inisiatifmu, tetapi jangan sampai membuatmu stres. Ingatlah bahwa proses rekrutmen membutuhkan waktu dan kesabaran.

Alternatif Selain WA

Selain WA, ada beberapa alternatif lain yang bisa kamu gunakan untuk menanyakan kelanjutan lamaran kerja.

Email: Email adalah cara yang lebih formal untuk berkomunikasi dengan HRD. Kamu bisa mengirim email yang berisi pertanyaan mengenai perkembangan lamaranmu. Gunakan subjek email yang jelas, misalnya "Pertanyaan Mengenai Lamaran Kerja – [Nama Kamu] – [Posisi yang Dilamar]". Dalam email, sampaikan maksudmu dengan sopan dan jelas.

Telepon: Jika kamu memiliki nomor telepon HRD, kamu bisa menelepon untuk menanyakan kabar. Namun, pastikan kamu menelepon pada jam kerja yang wajar dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum menelepon. Buatlah catatan mengenai apa yang ingin kamu tanyakan agar kamu tidak lupa saat berbicara dengan HRD.

Setelah Mendapatkan Jawaban

Setelah kamu mendapatkan jawaban dari HRD, baik itu kabar baik maupun kabar buruk, tetaplah bersikap profesional.

Jika kamu mendapatkan kabar baik (misalnya, lolos ke tahap selanjutnya), ucapkan terima kasih dan tunjukkan antusiasmemu. Sampaikan bahwa kamu siap untuk mengikuti tahap selanjutnya dengan sebaik mungkin. Jika kamu mendapatkan kabar buruk (misalnya, tidak lolos), tetap ucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Tunjukkan bahwa kamu menghargai waktu dan perhatian yang telah diberikan oleh HRD.

Jangan pernah membalas pesan dengan nada yang negatif atau marah, meskipun kamu merasa kecewa. Tetaplah bersikap sopan dan profesional. Ingatlah bahwa kamu mungkin akan bertemu dengan orang yang sama di masa depan.

Menanyakan kelanjutan lamaran kerja lewat WA adalah keterampilan yang penting untuk dikuasai. Dengan mengikuti tips dan contoh pesan di atas, kamu bisa meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan impianmu. Ingatlah untuk selalu bersikap sopan, profesional, dan sabar. Semoga sukses! Sekarang kamu sudah tahu bagaimana cara menanyakan kelanjutan lamaran kerja lewat WA dengan elegan.

Yuk cari tahu tips interview lainnya: