Ditulis oleh:
Legal & Business

Panduan Lengkap KBLI 2025: Cek Kode Terbaru, Perubahan Utama, dan Cara Migrasi di OSS

Panduan Lengkap KBLI 2025

Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kembali mengalami pembaruan yang signifikan. Menggantikan versi KBLI 2020, pemerintah secara resmi telah memberlakukan KBLI 2025 melalui Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 7 Tahun 2025. Pembaruan ini tidak sekadar mengganti deretan angka, melainkan merombak struktur klasifikasi agar lebih relevan dengan disrupsi teknologi, ekonomi digital, dan tren ekonomi hijau (green economy) global.

Bagi pengusaha, mulai dari skala UMKM, startup, hingga korporasi besar—penyesuaian ini bersifat krusial. KBLI merupakan fondasi utama sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) yang dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM untuk menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan menentukan tingkat risiko usaha.

Tabel KBLI 2025: Daftar Kode Sektor Terbaru & Populer

Karena KBLI 2025 memiliki lebih dari 1.500 kode, tabel di bawah ini merangkum beberapa perubahan kode paling menonjol pada sektor ekonomi digital, kreatif, lingkungan, serta sektor umum yang sering digunakan:

No.Kode KBLIJudul KBLIRisiko UsahaCek Detail
101700Perburuan, Penangkapan, dan Kegiatan Jasa Terkait
Belum ditentukan Pemerintah
Cek Detail

Mengapa KBLI 2025 Diterbitkan?

KBLI diperbarui setiap lima tahun sekali untuk menyelaraskan lanskap bisnis nasional dengan standar global, yakni International Standard Industrial Classification of All Economic Activities (ISIC) Revisi 5 dari PBB. Beberapa pendorong utama lahirnya KBLI 2025 meliputi:

  • Lahirnya Model Bisnis Baru: Bisnis Software as a Service (SaaS), marketplace, kreator konten, dan streaming kini mendapat klasifikasi yang jauh lebih spesifik.
  • Legitimasi Ekosistem Kripto & Blockchain: Aset kripto dan teknologi penunjangnya kini diakui dan dikelompokkan secara resmi dalam sektor keuangan digital.
  • Fokus pada Ekonomi Hijau (Green Economy): Munculnya klasifikasi khusus untuk aktivitas Perdagangan Kredit Karbon serta Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (Carbon Capture and Storage/CCS).

Secara struktur, KBLI 2025 kini diperluas menjadi 22 kategori (A-V), meningkat dari 21 kategori pada versi 2020, dengan total 1.560 kelompok usaha yang lebih spesifik.

Dampak Jika Bisnis Terlambat Melakukan Migrasi

Sistem OSS RBA dan Sistem Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham kini telah terintegrasi secara penuh menggunakan basis data KBLI 2025. Bagi perusahaan eksisting, kegagalan dalam memperbarui kode KBLI di NIB dapat memicu masalah operasional, antara lain:

  1. Hambatan Sistem Perizinan: Anda tidak dapat mengajukan izin operasional/komersial baru atau membuka cabang jika data di OSS belum dimigrasi ke versi 2025.
  2. Masalah Sinkronisasi AHU: Perubahan Anggaran Dasar (AD) perusahaan pada notaris tidak akan tersinkronisasi dengan OSS jika kode yang digunakan masih versi 2020.
  3. Kendala Legalitas Tender & Perbankan: Dokumen perizinan yang menggunakan KBLI usang berpotensi dianggap tidak sah saat proses uji kelayakan (due diligence) oleh perbankan maupun penyelenggara tender.

Cara Migrasi KBLI 2020 ke KBLI 2025 di Sistem OSS RBA

Proses migrasi KBLI dapat dilakukan secara mandiri melalui platform OSS RBA. Berikut adalah tahapan prosedurnya:

  1. Petakan Kode KBLI Lama ke Baru: Gunakan draf konversi dari BPS untuk mengecek apakah kode 5 digit lama Anda berstatus “Tetap”, “Pecah”, atau “Gabung”.
  2. Revisi Anggaran Dasar (Khusus Badan Usaha PT/CV): Jika kode KBLI lama Anda mengalami pemecahan atau perubahan nomenklatur, hubungi notaris untuk melakukan penyesuaian Anggaran Dasar dan memperbaruinya di sistem AHU Kemenkumham.
  3. Pembaruan Data di Portal OSS:
    • Log in ke akun OSS RBA perusahaan Anda.
    • Masuk ke menu “Pengembangan” atau “Perubahan Data Usaha”.
    • Tarik data terbaru dari AHU (untuk PT/CV) atau masukkan kode KBLI 2025 secara manual (untuk usaha perorangan).
    • Verifikasi kembali data investasi, proyeksi tenaga kerja, dan deskripsi kegiatan usaha.
  4. Terbitkan NIB Baru: Setelah semua validasi risiko disetujui oleh sistem, cetak NIB versi pembaruan Anda yang sudah menggunakan kode KBLI 2025.

Mengurus penyesuaian KBLI 2025 sesegera mungkin adalah bentuk mitigasi risiko legalitas. Pastikan klasifikasi yang Anda pilih pada sistem OSS benar-benar mencerminkan aktivitas riil bisnis harian Anda untuk menghindari sanksi administratif di kemudian hari.

FAQ seputar KBLI 2025

KBLI 2025 apa saja?

KBLI 2025 adalah pengelompokan aktivitas ekonomi terbaru di Indonesia yang diperluas menjadi 22 kategori utama (Kategori A hingga V). Klasifikasi ini mencakup seluruh sektor ekonomi mulai dari Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, hingga sektor mutakhir seperti Aktivitas Jasa Informasi (Platform Digital, Kripto, Konten Kreatif) dan Aktivitas Pengelolaan Karbon.

Bagaimana cara mengecek KBLI 2025?

Anda dapat mengecek kode KBLI 2025 secara resmi melalui portal Sistem Informasi KBLI (SIKBLI) milik Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan terintegrasi melalui situs web resmi OSS RBA (oss.go.id) pada menu Informasi > KBLI, yang akan menampilkan deskripsi, ruang lingkup, hingga tingkat risiko dari setiap kode usaha.

Berapa total KBLI 2025?

Struktur KBLI 2025 terdiri dari 22 Kategori (bertambah dari 21 kategori di KBLI 2020). Penambahan kategori dan pemecahan subgolongan ini menghasilkan ribuan kode 5 digit (lebih dari 1.500 kelompok) untuk menjabarkan aktivitas usaha dengan sangat spesifik dan akurat sesuai pedoman ISIC Revisi 5.

Bagaimana cara memperbarui KBLI 2025 di OSS?

Untuk memperbarui atau melakukan migrasi KBLI di sistem OSS RBA, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Cek Pemetaan Kode: Pastikan apakah kode lama Anda berstatus “Tetap”, “Pecah”, atau “Gabung” pada KBLI 2025.
  2. Revisi AHU (Khusus Badan Usaha): Jika Anda adalah PT/CV dan nomenklatur KBLI berubah, lakukan perubahan Anggaran Dasar melalui Notaris agar tersinkronisasi di AHU Kemenkumham.
  3. Login OSS RBA: Masuk ke akun OSS perusahaan Anda, lalu pilih menu Pengembangan atau Perubahan Data Usaha.
  4. Tarik Data & Sesuaikan: Tarik data terbaru dari AHU, lalu pilih kode KBLI 2025 yang relevan. Lengkapi data investasi, lokasi, dan tenaga kerja.
  5. Terbitkan NIB: Setelah tervalidasi, sistem akan memproses penyesuaian izin dan Anda dapat mencetak NIB format terbaru.

Sumber:

Dapatkan update artikel insightful di feed Anda.
Follow on Google