Cakupan Utama Sektor Pertambangan dan Penggalian
Sektor ini berfokus pada kegiatan ekstraksi atau pengambilan mineral alami dalam berbagai wujud fisik, yang meliputi bentuk padat seperti batu bara dan bijih logam, bentuk cair seperti minyak bumi, hingga bentuk gas seperti gas alam. Proses eksploitasi ini dapat bersumber dari pertambangan darat, dasar laut, maupun ekstraksi garam dari air laut dan air asin (saline water).
Metode Ekstraksi dan Penyiapan Produk Metode pengambilan material disesuaikan dengan karakteristik lapangan, mulai dari pertambangan permukaan (open-pit), pertambangan bawah tanah, pengoperasian sumur tambang, hingga pengerukan dasar laut. Selain proses ekstraksi utama, kategori ini juga mencakup aktivitas hilir tahap awal untuk menyiapkan bahan galian mentah agar siap dipasarkan, seperti:
-
Proses mekanis: Pemecahan, pengasahan, dan pembersihan material.
-
Proses pengolahan dasar: Pengeringan, sortasi, benefisiasi, serta konsentrasi bijih logam.
-
Pengolahan khusus: Pencairan gas alam.
Klasifikasi dan Layanan Pendukung
-
Klasifikasi Berdasarkan Mineral: Seluruh aktivitas pertambangan dikelompokkan ke dalam golongan pokok, golongan, dan subgolongan yang ditentukan secara spesifik berdasarkan mineral utama yang dihasilkan.
-
Pembagian Sektor: Golongan pokok 05 dan 06 secara khusus menaungi pertambangan bahan bakar fosil (batu bara, lignit, minyak bumi, dan gas), sementara golongan pokok 07 dan 08 mencakup bijih logam serta berbagai variasi mineral dan bahan galian lainnya.
-
Jasa Penunjang: Pengoperasian teknis tertentu—khususnya yang berkaitan dengan ekstraksi hidrokarbon—dapat dikerjakan oleh unit spesialis khusus untuk pihak ketiga sebagai layanan industri yang tercakup dalam golongan pokok 09.
Batasan Ruang Lingkup dan Pengecualian Sektor:
-
Proses Pengolahan Lanjutan (Kategori C): Tidak mencakup proses manufaktur atau pengolahan lanjutan terhadap material yang telah diekstraksi.
-
Aktivitas Konstruksi (Kategori F): Tidak mencakup pemanfaatan material galian secara langsung tanpa perubahan bentuk untuk keperluan konstruksi, serta pekerjaan pengupasan tanah penutup dan pembentukan kontur lahan di area tambang (Subgolongan 4312).
-
Industri Air Minum (Subgolongan 1105): Tidak mencakup kegiatan pengemasan air ke dalam botol, baik yang berasal dari mata air alami maupun sumur mineral.
-
Pemulihan Lingkungan (Subgolongan 3900): Tidak mencakup aktivitas remediasi atau pemulihan lingkungan di bekas lokasi pertambangan.
KBLI B
FAQ KBLI 2025 dan OSS
Bagaimana cara mengecek KBLI 2025?
Cara mengecek KBLI 2025 adalah dengan mencari nama kegiatan usaha atau kode KBLI melalui database KBLI BPS atau sistem OSS. Masukkan kata kunci yang menggambarkan kegiatan utama usaha, kemudian periksa kode 5 digit, judul KBLI, uraian, serta ruang lingkup kegiatannya.
Jika sebelumnya menggunakan KBLI 2020, Anda juga dapat menggunakan fitur konversi KBLI pada OSS untuk mengetahui apakah kode lama tetap sama, berubah, dipecah menjadi beberapa kode, digabung, atau ditata ulang dalam KBLI 2025.
Jangan menentukan KBLI hanya berdasarkan judulnya. Pastikan uraian dan ruang lingkup kode tersebut benar-benar sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
Berapa total KBLI 2025?
KBLI 2025 memiliki 1.559 kelompok kegiatan usaha pada tingkat kode 5 digit. Struktur KBLI 2025 terdiri dari 22 kategori dari A sampai V, 87 golongan pokok, 257 golongan, 519 subgolongan, dan 1.559 kelompok.
Kode 5 digit atau kelompok merupakan tingkat klasifikasi yang paling spesifik dan pada umumnya digunakan ketika menentukan kegiatan usaha dalam proses Perizinan Berusaha melalui OSS.
Cara cek KBLI dimana?
KBLI dapat dicek melalui database resmi KBLI BPS, database KBLI pada OSS, maupun fitur konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025 di OSS. Anda dapat mencari berdasarkan kode atau kata kunci kegiatan usaha.
Untuk memahami cara memilih kode, perubahan dari KBLI 2020 ke KBLI 2025, struktur kode, tingkat risiko, serta cara migrasinya di OSS, baca juga Panduan Lengkap KBLI 2025: Cek Kode Terbaru, Perubahan Utama, dan Cara Migrasi di OSS.
Bagaimana cara memperbarui KBLI 2025 di OSS?
Pembaruan KBLI 2025 di OSS dilakukan melalui proses perubahan atau pemutakhiran kegiatan usaha dan, apabila diperlukan, konversi dari KBLI lama ke KBLI 2025.
- Login ke akun OSS.
- Buka menu Perizinan Berusaha.
- Pilih kegiatan usaha atau proyek yang akan diperbarui.
- Lakukan perubahan atau pemutakhiran kegiatan usaha.
- Ikuti proses konversi KBLI jika masih menggunakan KBLI lama.
- Pilih KBLI 2025 yang sesuai dengan kegiatan sebenarnya.
- Lengkapi kembali data kegiatan usaha apabila diminta.
- Simpan dan selesaikan proses perubahan sampai dokumen Perizinan Berusaha diperbarui.
Jika hasil konversi menghasilkan beberapa pilihan kode karena KBLI lama dipecah atau ditata ulang, pilih berdasarkan kegiatan yang benar-benar dijalankan.
Apakah OSS sudah menggunakan KBLI 2025?
Ya. OSS sudah menggunakan KBLI 2025 sebagai referensi klasifikasi kegiatan usaha. OSS juga menyediakan mekanisme konversi dari KBLI 2020 ke KBLI 2025 untuk membantu pelaku usaha menyesuaikan kegiatan usahanya.
Dalam proses pengajuan baru, perubahan, perluasan, pemutakhiran, atau proses Perizinan Berusaha tertentu, pelaku usaha dapat diminta menyesuaikan kegiatan usahanya dengan KBLI 2025.
Apakah 1 NIB bisa banyak KBLI?
Ya, satu NIB dapat mencakup lebih dari satu KBLI atau kegiatan usaha. NIB merupakan identitas Pelaku Usaha, sedangkan KBLI digunakan untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha yang dijalankan.
Namun, masing-masing KBLI dapat memiliki tingkat risiko, persyaratan, Sertifikat Standar, izin, kewajiban, atau PB-UMKU yang berbeda.
Kenapa kode KBLI di OSS tidak muncul?
Kode KBLI dapat tidak muncul di OSS karena beberapa sebab. Salah satunya adalah kode yang dicari masih menggunakan KBLI lama dan telah berubah, digabung, dipecah, atau ditata ulang dalam KBLI 2025.
- Kode atau kata kunci pencarian tidak sesuai.
- KBLI telah berubah dalam KBLI 2025.
- Kegiatan tidak tersedia untuk profil usaha tertentu.
- Data badan usaha belum diperbarui.
- Maksud dan tujuan perusahaan belum mendukung kegiatan tersebut.
- Terdapat kendala atau penyesuaian pada sistem OSS.
Jika kode lama tidak ditemukan, periksa melalui fitur konversi KBLI terlebih dahulu.
Bagaimana cara menambahkan KBLI di OSS versi terbaru?
Untuk menambahkan KBLI di OSS, pelaku usaha perlu melakukan perubahan atau penambahan kegiatan usaha pada data Perizinan Berusaha.
- Login ke akun OSS.
- Masuk ke menu Perizinan Berusaha.
- Pilih perubahan atau pengembangan kegiatan usaha.
- Tambahkan kegiatan usaha.
- Cari dan pilih KBLI 2025 yang sesuai.
- Tentukan lokasi kegiatan usaha.
- Lengkapi data investasi dan data kegiatan.
- Selesaikan persyaratan yang diminta OSS.
- Terbitkan atau perbarui dokumen Perizinan Berusaha.
Untuk badan hukum seperti PT, pastikan kegiatan yang akan ditambahkan sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan.
Berapa lama penambahan KBLI di OSS?
Tidak ada satu jangka waktu yang berlaku untuk seluruh proses penambahan KBLI di OSS. Jika data perusahaan sudah sesuai dan tidak membutuhkan perubahan atau verifikasi tambahan, proses administrasinya dapat diselesaikan relatif cepat.
Proses dapat menjadi lebih lama jika dibutuhkan perubahan akta, pembaruan data perusahaan, konversi KBLI, pemenuhan persyaratan dasar, verifikasi Sertifikat Standar, atau perizinan sektoral lainnya.
Bagaimana cara mengatasi KBLI yang tidak muncul di OSS?
Jika KBLI tidak muncul di OSS, langkah pertama adalah memeriksa apakah kode tersebut masih berlaku dalam KBLI 2025.
- Cari berdasarkan nama kegiatan, bukan hanya nomor kode.
- Periksa hasil konversi KBLI lama.
- Baca uraian KBLI 2025 yang baru.
- Pastikan data dan maksud tujuan badan usaha telah sesuai.
- Periksa apakah kegiatan memiliki pembatasan atau ketentuan tertentu.
- Jika kode seharusnya tersedia tetapi tetap tidak muncul, lakukan pengecekan melalui layanan bantuan OSS.
Jangan memilih KBLI lain yang tidak sesuai hanya agar proses OSS dapat dilanjutkan.
Bagaimana cara menampilkan KBLI di NIB yang sudah terbit?
KBLI baru dapat ditampilkan pada NIB yang sudah terbit dengan menambahkan atau memperbarui kegiatan usaha melalui OSS, kemudian menerbitkan kembali dokumen NIB setelah perubahan selesai.
Pelaku usaha tidak perlu membuat badan usaha baru hanya untuk menambahkan kegiatan usaha. Namun, pastikan kegiatan tersebut telah sesuai dengan maksud dan tujuan badan usaha serta ketentuan KBLI 2025.
Apakah KBLI perlu diperbarui?
KBLI perlu diperbarui apabila kode atau ruang lingkup kegiatan usaha sudah tidak sesuai dengan klasifikasi terbaru atau aktivitas usaha yang sebenarnya.
Pembaruan juga dapat diperlukan ketika perusahaan melakukan perubahan, perluasan, pemutakhiran, atau proses Perizinan Berusaha lain yang menggunakan KBLI 2025.
Jangan hanya memeriksa nomor kode. Pada beberapa kasus, kode dapat tetap sama tetapi judul, uraian, atau ruang lingkupnya mengalami perubahan.
Bagaimana cara mendapatkan KBLI?
Cara mendapatkan KBLI yang tepat adalah dengan mengidentifikasi kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan, kemudian mencocokkannya dengan klasifikasi KBLI 2025.
- Tentukan kegiatan utama dan kegiatan pendukung usaha.
- Cari kata kunci kegiatan pada database KBLI.
- Periksa beberapa kode yang paling relevan.
- Baca judul, uraian, dan ruang lingkup masing-masing KBLI.
- Pilih kode 5 digit yang paling sesuai dengan aktivitas nyata.
- Periksa tingkat risiko dan Perizinan Berusaha yang berlaku melalui OSS.
Jika perusahaan menjalankan beberapa aktivitas berbeda, perusahaan dapat menggunakan lebih dari satu KBLI sepanjang kegiatan tersebut memang dijalankan dan sesuai ketentuan.
Siap Mengurus Legalitas Bisnis Anda?
Tim konsultan hukum kami siap membantu mengurus pendirian badan usaha, perizinan OSS, dan drafting perjanjian Anda. Hubungi kami langsung melalui kontak di bawah ini tanpa antrean.
Sources: oss.go.id