Berstatus Badan Hukum
Yayasan memperoleh status badan hukum setelah mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan administrasi badan hukum.
Sea Digitalis membantu proses pendirian Yayasan mulai dari penentuan maksud dan tujuan, struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas, kekayaan awal, Akta Pendirian, hingga pengesahan badan hukum dan administrasi setelah pendirian.
Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, serta tidak mempunyai anggota. Berbeda dengan PT, Yayasan tidak memiliki pemegang saham dan kekayaannya digunakan untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan.
Yayasan memiliki karakter hukum yang berbeda dari PT maupun CV. Struktur, kekayaan, dan kegiatannya diarahkan untuk mencapai tujuan Yayasan.
Yayasan memperoleh status badan hukum setelah mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan administrasi badan hukum.
Yayasan diperuntukkan untuk mencapai tujuan di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
Sebagian kekayaan pendiri dipisahkan menjadi kekayaan awal Yayasan untuk menjalankan maksud dan tujuannya.
Yayasan tidak memiliki anggota atau pemegang saham. Organ Yayasan terdiri dari Pembina, Pengurus dan Pengawas.
Sebelum pendirian, struktur organ Yayasan perlu ditentukan dengan jelas karena masing-masing organ memiliki fungsi, kewenangan dan tanggung jawab yang berbeda.
Pembina memiliki kewenangan yang oleh Undang-Undang atau Anggaran Dasar tidak diserahkan kepada Pengurus atau Pengawas.
Pengurus bertanggung jawab atas kepengurusan Yayasan untuk kepentingan dan tujuan Yayasan serta mewakili Yayasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawas bertugas melakukan pengawasan serta memberikan nasihat kepada Pengurus dalam menjalankan kegiatan Yayasan.
Informasi mengenai pendiri, organ Yayasan, kekayaan awal, tempat kedudukan, serta maksud dan tujuan perlu dipersiapkan sebelum proses Akta Pendirian dilakukan.
Istilah yang tepat dalam Yayasan adalah kekayaan awal yang dipisahkan, bukan modal saham seperti pada Perseroan Terbatas.
Untuk Yayasan yang didirikan oleh orang Indonesia, kekayaan awal yang berasal dari pemisahan harta kekayaan pribadi pendiri paling sedikit senilai Rp10.000.000.
Untuk Yayasan yang didirikan oleh orang asing atau bersama-sama dengan orang asing, berlaku persyaratan kekayaan awal paling sedikit senilai Rp100.000.000.
Maksud, tujuan dan kegiatan perlu dirumuskan secara jelas dalam Anggaran Dasar karena menjadi dasar bagi Yayasan dalam menjalankan kegiatannya.
Yayasan dapat dibentuk untuk mencapai tujuan sosial sesuai dengan kegiatan yang dirumuskan dalam Anggaran Dasarnya.
Yayasan dapat memiliki maksud dan tujuan di bidang keagamaan dengan memperhatikan ketentuan dan perizinan sektoral yang relevan.
Yayasan dapat menjalankan kegiatan yang diarahkan pada tujuan kemanusiaan sesuai Anggaran Dasar dan ketentuan yang berlaku.
Kami membantu menyiapkan struktur hukum Yayasan sejak tahap awal hingga pengesahan badan hukum dan administrasi lanjutan sesuai cakupan layanan.
Pembahasan rencana Yayasan, pendiri, tujuan, kegiatan dan kebutuhan legal.
Penyusunan struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas sesuai kebutuhan Yayasan.
Persiapan dan pengecekan nama Yayasan sebelum pembuatan Akta Pendirian.
Koordinasi penyusunan Akta Pendirian dan Anggaran Dasar melalui Notaris.
Pengajuan pengesahan Yayasan melalui sistem administrasi badan hukum.
Pendampingan administrasi dan perizinan lanjutan apabila dibutuhkan sesuai kegiatan Yayasan.
Proses dimulai dengan menentukan struktur dan tujuan Yayasan sebelum dilanjutkan ke tahap Akta Pendirian dan pengesahan badan hukum.
Identifikasi tujuan, kegiatan, pendiri dan kebutuhan Yayasan.
Persiapan dan pengecekan nama Yayasan.
Menentukan Pembina, Pengurus dan Pengawas.
Menentukan kekayaan pendiri yang dipisahkan untuk Yayasan.
Penyusunan maksud, tujuan, kegiatan dan ketentuan Yayasan.
Pembuatan dan penandatanganan Akta melalui Notaris.
Permohonan pengesahan badan hukum Yayasan.
Persiapan administrasi dan perizinan sesuai kegiatan Yayasan.
Yayasan pada dasarnya dibentuk untuk mencapai tujuan sosial, keagamaan dan kemanusiaan, bukan untuk membagikan keuntungan kepada organ Yayasan. Dalam struktur tertentu, Yayasan dapat melakukan kegiatan untuk menunjang pencapaian maksud dan tujuannya melalui mekanisme yang diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan. Karena itu, rencana kegiatan komersial sebaiknya dianalisis terlebih dahulu sebelum struktur Yayasan ditentukan.
Biaya layanan menyesuaikan struktur pendiri, susunan organ, kebutuhan dokumen, dan cakupan administrasi yang diperlukan.
Pendirian dan administrasi Yayasan di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Yayasan beserta peraturan pelaksana dan ketentuan administrasi badan hukum.
Undang-Undang tentang Yayasan sebagai kerangka utama pengaturan Yayasan di Indonesia.
Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.
Peraturan pelaksanaan Undang-Undang tentang Yayasan, sebagaimana telah diubah dengan PP No. 2 Tahun 2013.
Tata cara administrasi pengesahan dan perubahan Yayasan, sebagaimana telah diubah dengan Permenkumham No. 13 Tahun 2019.
Informasi ringkas mengenai badan hukum, pendiri, organ Yayasan, kekayaan awal dan proses pendirian.
Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan serta tidak mempunyai anggota.
Ya. Yayasan merupakan badan hukum. Status badan hukum diperoleh setelah proses pendirian mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan administrasi badan hukum yang berlaku.
Yayasan dapat didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal Yayasan. Struktur Yayasan selanjutnya harus memiliki organ yang terdiri dari Pembina, Pengurus dan Pengawas.
Organ Yayasan terdiri dari Pembina, Pengurus dan Pengawas. Masing-masing organ memiliki fungsi dan kewenangan yang berbeda sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang dan Anggaran Dasar Yayasan.
Yayasan tidak memiliki pemegang saham atau anggota seperti PT. Kekayaan yang dipisahkan oleh pendiri menjadi kekayaan Yayasan dan digunakan untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan.
Untuk Yayasan yang didirikan oleh orang Indonesia, kekayaan awal yang dipisahkan paling sedikit Rp10.000.000. Untuk Yayasan yang didirikan oleh orang asing atau bersama-sama dengan orang asing berlaku persyaratan paling sedikit Rp100.000.000.
Ya. Pendirian Yayasan dilakukan dengan Akta Notaris yang dibuat dalam Bahasa Indonesia dan selanjutnya diajukan untuk memperoleh pengesahan badan hukum.
Yayasan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan. Maksud, tujuan dan kegiatan Yayasan perlu dirumuskan dalam Anggaran Dasar.
Yayasan tidak dibentuk untuk membagikan keuntungan kepada pendiri atau organ Yayasan. Apabila terdapat rencana kegiatan usaha atau komersial, struktur kegiatannya perlu dianalisis berdasarkan ketentuan Yayasan dan peraturan sektoral yang berlaku.
Tidak. Yayasan tidak memiliki struktur modal yang terbagi dalam saham sebagaimana Perseroan Terbatas. Yayasan memiliki kekayaan yang dipisahkan untuk mencapai maksud dan tujuannya.
Peraturan Yayasan memungkinkan pendirian oleh orang asing atau bersama orang asing dengan persyaratan khusus, termasuk ketentuan mengenai kekayaan awal dan struktur tertentu. Karena itu, pendirian Yayasan dengan unsur asing perlu ditinjau secara khusus.
Kebutuhan NIB dan perizinan lainnya bergantung pada kegiatan yang akan dijalankan oleh Yayasan. Pengesahan badan hukum Yayasan dan perizinan kegiatan merupakan aspek yang perlu dibedakan.
Durasi bergantung pada kesiapan dokumen, persetujuan nama, proses pembuatan Akta Notaris, pengajuan pengesahan badan hukum, serta kebutuhan administrasi atau perizinan tambahan.
Ceritakan tujuan dan rencana kegiatan Yayasan Anda. Sea Digitalis dapat membantu meninjau struktur Pembina, Pengurus dan Pengawas, kekayaan awal, Akta Pendirian, pengesahan badan hukum, serta administrasi yang diperlukan.